Acrophobia Takut akan Ketinggian

Acrophobia Takut akan Ketinggian
07/11/2022 0 Comments

Acrophobia Takut akan Ketinggian, orang-orang yang memiliki Acrophobia punya ketakutan yang terlalu kuat terhadap situasi yang melibatkan ketinggian seperti berada di atas gedung tinggi. Bukan perihal yang aneh untuk merasakan ketidaknyamanan di tempat yang tinggi. Misalnya, Kamu kemungkinan bakal merasa pusing atau gugup saat lihat ke bawah dari lantai atas gedung tinggi. Acrophobia mampu di sembuhkan bersama dengan terapi psikologis yakni bersama dengan Exposure Therapy (terapi paparan).

Apa itu Acrophobia?

Acrophobia adalah keadaan kesehatan mental di mana individu tertentu mengalami kegelisahan yang terlalu berlebih pada ketinggian. Acrophobia merupakan type gangguan kecemasan. Seseorang bersama dengan Acrophobia mengalami kegelisahan yang terlalu berlebih saat membayangkan ketinggian atau di posisikan pada ketinggian yang signifikan. Mereka kerap menjauhi keadaan atau tempat yang melibatkan ketinggian.

Kekhawatiran dengan ketinggian merupakan hal yang wajar bagi seluruh orang, dan kebanyakan orang lebih berhati-hati disaat mereka berada terhadap ketinggian tertentu. Sebagian besar dari kita bisa saja merasa tidak nyaman atau sedikit goyah ketika kita memandang ke bawah dari ketinggian. Tetapi orang-orang dengan Acrophobia mengalami ketakutan yang terlalu berlebih dan tidak masuk akal disaat mereka di hadapkan terhadap ketinggian,juga termasuk ke dalam aktivitas sehari-hari layaknya menaiki tangga, berdiri di dekat balkon, atau berada di parkiran mobil di lantai atas.

Siapa saja yang dapat terpengaruh Acrophobia?

Acrophobia dapat menyerang siapa saja pada usia berapa pun. Acrophobia lebih mungkin berkembang pada anak-anak dan akan terlihat jelas pada saat mereka menjadi remaja.

Ketinggian seperti apa yang ditakuti  oleh penderita Acrophobia?

acrophobia takut akan ketinggian
acrophobia takut akan ketinggian

Jenis ketinggian atau situasi yang mungkin di takuti oleh penderita Acrophobia yaitu :

  • Berjalan menaiki tangga.
  • Berada di atas tangga.
  • Berada di parkir yang berlantai.
  • Melintasi atau berada di jembatan.
  • Berada di roller coaster.
  • Berdiri di dekat balkon atau di atas gedung yang tinggi.
  • Melihat keluar jendela gedung yang tinggi.

Karena ada banyak sekali macam-macam phobia, mereka bisa sedikit susah untuk di diagnosis. Orang yang miliki Acrophobia umumnya takut lebih dari satu jenis ketinggian. Ada phobia lain yang di tandai bersama dengan keresahan atau suasana yang melibatkan ketinggian yang signifikan, tetapi ketinggian bukanlah aspek utama ketakutan. Sebagai contoh, kalau kamu terlalu keresahan berada di atas pesawat , kamu mungkin cenderung miliki Aerophobia, ketakutan akan terbang, dan bukan Acrophobia. Jika kamu miliki keresahan yang menghalangi hidupmu, penting untuk menemui fasilitas kesehatan agar kamu bisa di diagnosis dan mendapatkan perawatan yang tepat.

Seberapa umumkah Acrophobia?

Acrophobia merupakan salah satu paling umum , sekitar 3% hingga 6% orang memilikinya.

Apa yang menyebabkan Acrophobia?

Hingga saat ini para peniliti masih tidak percaya apa sebetulnya yang menyebabkan Acrophobia. Para peniliti percaya bahwa Acrophobia mampu berasal dari kekhawatiran alami seseorang untuk jatuh dari tempat yang tinggi dan melukai diri sendiri. Memikirkan dan mengkhawatirkan kemungkinan rasa sakit yang dapat di alami karena jatuh dari ketinggian mampu menyebabkan Acrophobia. Para peneliti juga berpikir bahwa pengalaman buruk atau traumatis yang melibatkan ketinggian terhitung mampu menyebabkan Acrophobia bagi seseorang.

acrophobia takut akan ketinggian
acrophobia takut akan ketinggian

Apa saja tanda dan gejala Acrophobia?

Gejala utama Acrophobia adalah perasaan khawatir dan risau yang berlebihan pada ketinggian. Orang-orang dengan Acrophobia khawatir dengan ketinggian yang signifakan layaknya jembatan tinggi, ada juga loh yang merasakan khawatir dengan ketinggian yang lebih pendek layaknya berada di tangga.

Gejala psikologis

  • Merasakan keinginan yang kuat untuk melarikan diri jika berada di tempat yang tinggi.
  • Takut terjadi hal yang buruk jika berada di tempat tinggi, seperti jatuh atau terjebak di tempat yang tinggi.
  • Merasakan ketakutan dan kecemasan yang intens ketika memikirkan, melihat, atau berada di tempat yang tinggi.

Gejala dan tanda fisik

  • Merasa mual.
  • Gemetaran.
  • Mengalami sesak nafas.
  • Merasa pusing ketika memikirkan atau melihat ketinggian.
  • Mengelami detak jantung yang cepat saat memikirkan atau melihat ketinggian.

Bagaimana Acrophobia di diagnosis?

Acrophobia di diagnosis melalui serangkaian pertanyaan menyeluruh tentang riwayat, pengalaman, dan gejala orang tersebut. Biasanya, kamu harus mengalami ketakutan dan kecemasan yang terus-menerus terhadap ketinggian setidaknya selama enam bulan untuk di diagnosis menderita Acrophobia.

Secara umum, phobia memiliki setidaknya empat kriteria untuk di diagnosis, yaitu termasuk :

  • Ketakutan yang berlebihan dan tidak masuk akal : Ketakutan terhadap objek atau situasi yang terus menerus dengan tingkat ketakutan yang sesuai.
  • Kecemasan antisipatif : Seseorang yang memiliki phobia cenderung memikirkan atau takut akan situasi yang melibatkan objek atau situasi yang mereka takuti.
  • Penghindaran : Banyak orang yang memiliki phobia akan secara aktif menghindari objek atau situasi yang merka takuti.
  • Phobia yang mengganggu aktivitas sehari-hari : Ketakutan yang dialami seseorang harus membatasi kehidupan sehari-hari mereka dalam situasi tertentu agar dapat di diagonisis sebagai phobia.
acrophobia takut akan ketinggian
acrophobia takut akan ketinggian

Apakah ada obat untuk Acrophobia?

Saat ini tidak tersedia obat untuk Acrophobia, tetapi Exposure Therapy (terapi paparan) suatu bentuk terapi psikologis sukses mengobatinya. Exposure Therapy (terapi paparan) dianggap sebagai penyembuhan lini pertama untuk phobia spesifik secara umum.

Bagaimana cara merawat diri sendiri jika kamu menderita Acrophobia?

Jika kamu berada di tempat yang tinggi, ada lebih dari satu cara yang bisa kamu lakukan untuk coba mengurangi rasa keresahan kamu. Jika kamu bisa dengan aman melakukan salah satu tindakan berikut selagi berada di tempat yang tinggi, coba :

  • Duduk atau berbaring.
  • Menghentikan aktivitas atau pergerakanmu.

Ini mungkin tidak nyaman, tetapi penting untuk berbicara dengan layanan kesehatan jika kamu mengalami tanda dan gejala Acrophobia. Terapi dapat membantu dan mengatasi phobia kamu.

Jika kamu telah di diagnosis menderita Acrophobia,ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi gejala nya, yaitu :

  • Tidur yang cukup dan olahraga.
  • Jika kamu ikut dalam terapi psikologis untuk mengobati Acrophobia, pastikan untuk menemui terapis kamu secara teratur.
  • Mengikuti aktivitas mindfulness seperti mediasi.
  • Berlatih teknik relaksasi seperti pernafasan dalam dan yoga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *