Bayi Demam, Kompres Hangat atau Kompres Dingin?

Kompres pada bayi demam
22/12/2022 0 Comments

Suhu bayi normal pada umumnya adalah antara 36,5° sampai 37,5° celcius. Bila lebih daripada itu maka sudah harus berhati-hati bahwa bayi demam. Jika bayi demam, sebenarnya yang perlu dilakukan apa sih ? Kompres hangat atau kompres dingin ?. Sebelum kita bahas lebih lanjut kita bahas dulu apa itu demam pada bayi. 

Cara Memastikan Bayi Demam

Beberapa ibu sering memastikan anak demam atau tidak dengan menggunakan tangan. Hal ini tentu tidak boleh dilakukan sebab tangan bukan ukuran yang bisa melihat suhu tubuh bayi. Sebaiknya siapkan termometer. Jenis termometer juga bermacam-macam. Ada yang air raksa dan digital, namun pada prinsipnya semua ini sama fungsinya hanya berbeda cara pemakaiannya. 

bayi demam

Penyebab Demam Pada Bayi

Penyebab demam ini bervariasi, bisa karena normal dan bisa tidak normal. Jika demam normal sudah pasti bukan karena infeksi namun bisa karena kurang minum. Atau bisa juga karena tumbuh gigi. Jadi jika bayi demam ibu-ibu tidak perlu panik dahulu. Perhatikan Asinya cukup atau belum. Jika merasa asinya cukup namun bayi tetap masih demam, baru berfikir ke yang lain seperti infeksi. Infeksi ini adalah reaksi tubuh bayi terhadap masuknya kuman seperti bakteri, virus dan yang lainnya. Ibu perlu berhati-hati jangan terlalu cepat menganggap bayi demam karena infeksi. Namun kadang bisa karena dehidrasi atau kekurangan cairan yang dapat menyebabkan demam pada bayi.  

Mengatasi Demam pada Bayi

Untuk mengatasi demam pada bayi kita lihat dulu penyebabnya apa. Jika bayi demam karena kurang cairan, solusinya ibu hanya perlu memberikan Asi yang cukup pada si kecil. Namun jika cairan cukup dan tetap demam maka boleh kita kompres dulu. Kompres pada dahi bayi cukup menggunakan air suam-suam kuku. Jika setelah di kompres masih tetap demam barulah berikan obat penurun panas. Dosisi pemberian antara 10 sampai 15 Mg per Kg berat badan. Contohnya bayi berat 6 kg berarti 6 kali 10 adalah 60 Mg. Biasanya menggunakan pipet atau pengukurnya. 

Kompres Hangat atau Kompres Dingin?

Kadang saat bayi mengalami demam, ibu suka bingung dengan pemberian kompres yang hangat atau dingin. Sebenarnya kompres yang baik adalah dengan air hangat atau air biasa saja. Karena dengan kompres air hangat, otak akan merespon dengan cepat untuk pertukaran suhu yang ada dalam tubuh bayi. Namun jika terlalu ribet, gunakan saja air biasa dan hindari air dingin atau air es. Selain itu kompres air dingin membuat si kecil tidak nyaman, sehingga tidak dianjurkan. Area kompres bisa letakkan pada dahi, ketiak, lipatan selangkangan dan pada pembuluh darah besar lainnya. Ini berguna agar proses pertukaran suhu tubuh menjadi lebih cepat.  

Obat Penurun Panas yang Manjur untuk Bayi

Kenapa obat penurun panas untuk bayi dianjurkan yang menggunakan drop? Ini karena ia memerlukan dosis yang kecil saja. Karena si kecil biasanya hanya sekitar 3 kg atau maksimal 9 kg. Jadi hanya cukup pakai drop bukan sirup. Jika anak sudah diatas 2 tahun barulah masuk ke tahap sirup. Untuk obat supositoria itu bentuk obat kapsul kecil yang akan dimasukkan ke dalam anus. Obat ini juga berfungsi untuk menurunkan suhu tinggi pada bayi. Biasanya ini diberikan pada bayi yang suhu tubuhnya sangat tinggi atau jika bayi tidak bisa menelan obatnya. 

Obat drop pada bayi

Bolehkah Memberi Minum Selain Asi?

Bayi yang sudah lebih dari 6 bulan boleh minum air putih atau susu selain asi. Selain itu juga bisa beri buah-buahan atau sayuran agar membantu dalam menangani suhu tubuh yang tinggi.  Namun jika masih belum sampai 6 bulan jangan lupa tetap Asi eksklusif. 

Kapan Harus Ke Dokter?

Yang harus kita waspadai bila demam adalah saat ia tidak kekurangan cairan, kompres dan obat tidak menurunkan suhu tinggi pada si kecil. Suhu tinggi pada bayi artinya terjadi karena infeksi yang harus segera membutuhkan penanganan dokter. Apabila setelah 1 atau 2 hari pemberian obat tidak manjur dan demam tidak turun, segera bawa bayi ke dokter. Namun kadang tumbuh gigi juga bisa menyebabkan si kecil demam. Jika merasa ada pertumbuhan gigi pada si kecil, sebaiknya beri paracetamol sesuai dosis dan teratur. Namun jika ibu merasa takut silahkan bawa saja ke dokter spesialis anak. Agar nantinya pengobatan lebih kompeten.

Jaga kondisi bayi tetap nyaman saat demam

Sebaiknya jika bayi demam jangan di bungkus atau ditutup rapat dengan selimut. Pakaikan baju yang nyaman yang bahannya terbuat dari katun agar menyerap keringat. Ini agar suhu badan panas pada bayi cepat berganti menjadi normal. Beri posisi yang nyaman seperti biasa. Sebisa mungkin letakkan bayi pada ruangan yang berAC dan mandikan bayi dengan air hangat. Dan pastikan si kecil selalu tercukupi dengan cairan. Karena biasanya si kecil mengalami kenaikan suhu karena dehidrasi atau kekurangan cairan. Lalu ibu juga bisa memberikan pelukan agar si kecil merasa nyaman dan aman saat suhu tubuh meningkat. 

 

Inilah sedikit tips buat para ibu untuk mengatasi demam pada bayi agar tidak bingung dan panik saat si kecil mengalami kenaikan suhu tubuh. Semoga dapat membantu para ibu di luar sana. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *